
Donald Trump dan Vladimir Putin akan menilai kesuksesan pertemuan mereka di Alaska dengan cara yang sangat berbeda, meskipun kedua pemimpin sudah menatap kemungkinan pertemuan kedua.
Bagi Presiden AS, setiap bentuk gencatan senjata di Ukraina adalah tujuan utama dari pembicaraan. Bagi Presiden Rusia, hanya mendapatkan kesempatan bertemu dengan Trump di tanah Amerika tanpa membuat konsesi terkait perang sudah dianggap sebagai kemenangan.
Perbedaan tujuan ini menjadi sorotan utama saat keduanya menuju Anchorage untuk KTT pertama mereka sejak 2018 di Helsinki. Ketidakseimbangan ini menunjukkan peluang dan risiko bagi Trump, yang selama ini memosisikan dirinya sebagai satu-satunya yang bisa mengakhiri perang. Sementara Putin memiliki sedikit insentif untuk menghentikan konflik, mengingat militer Rusia masih meraih keuntungan perlahan di Ukraina, tetapi ia tidak bisa mengabaikan hubungan yang telah dibangun dengan Trump.
Dengan menginvasi Ukraina pada 2022, Putin memulai perang terbesar di Eropa dalam 80 tahun dan menjadi sosok yang terisolasi secara internasional. Pertemuan dengan Trump memberinya peluang untuk mengurangi isolasi yang telah diterapkan AS dan sekutunya dalam Group of Seven akibat agresinya.
Secara simbolis, lokasi pertemuan di pangkalan militer AS, Joint Base Elmendorf-Richardson, juga memberi Putin kemenangan tersendiri hanya dengan hadir di sana.
KTT ini juga menandai penolakan terhadap pendekatan mantan Presiden Joe Biden yang menekankan "tidak ada keputusan tentang Ukraina tanpa Ukraina," yang selalu memastikan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy memiliki kursi di meja perundingan.
Meskipun Trump mencoba meyakinkan Zelenskiy minggu ini, pertemuan satu lawan satu dengan Putin menunjukkan keyakinannya bahwa dirinya - bukan Ukraina - menjadi pusat penyelesaian konflik.
Menurut Richard Haass, mantan pejabat senior Departemen Luar Negeri AS, "Rusia ingin terus mengejar tujuannya, yaitu melemahkan Ukraina secara dramatis dan pada dasarnya merusak kemerdekaan serta kedaulatannya. Jadi Rusia melihat negosiasi bukan sebagai alternatif, tetapi sebagai sarana untuk mencapai tujuan itu." (azf)
Sumber: Bloomberg
Putusan Mahkamah Agung yang akan datang mengenai legalitas tarif besar-besaran yang diluncurkan Presiden Donald Trump pada bulan April, yang sempat mengguncang pasar, menjadi salah satu ujian besar be...
AS menyita dua kapal tanker minyak yang terkait dengan Venezuela di Samudra Atlantik pada hari Rabu, satu di antaranya berlayar di bawah bendera Rusia, sebagai bagian dari upaya agresif Presiden Donal...
Prancis bekerja sama dengan para mitra untuk menyusun rencana tentang bagaimana menanggapi jika Amerika Serikat bertindak sesuai ancamannya untuk mengambil alih Greenland, kata seorang menteri pada ha...
Komunitas internasional harus memperjelas bahwa intervensi AS di Venezuela merupakan pelanggaran hukum internasional yang membuat dunia menjadi kurang aman, kata Kantor Komisioner Tinggi PBB untuk Hak...
Presiden AS Donald Trump mengancam pada hari Jumat untuk membantu para demonstran di Iran jika pasukan keamanan menembaki mereka, beberapa hari setelah kerusuhan yang telah menewaskan beberapa orang d...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...